Jumat, 04 November 2011

KALIMAT AKTIF DAN PASIF

Ciri-ciri kalimat aktif
     ·         Subjeknya melakukan suatu pekerjaan
     ·         Predikatnya diawali imbuhan me- dan ber-
     ·         Objeknya dikenai suatu pekerjaan
     ·         Menggunakan kata kerja “AUS” (kata kerja tanpa imbuhan)
Contoh : adik makan
Ciri-ciri kalimat pasif
     ·         Subjeknya dikenai suatu pekerjaan
     ·         Predikatnya diawali dengan imbuhan di- dan ter-
     ·         Objeknya melakukan suatu pekerjaan

KARANGAN

Karangan
Macam-macam karangan
     1.       Narasi                   : karangan yang berbentuk cerita
     2.       Diskripsi                : karangan yang melukiskan sesuatu (orang, tempat, benda) dengan kesan panca indra
     3.       Argumentasi          : karangan yang berbentuk pendapat
     4.       Persuasi                : karangan yang berbentuk pendapat dengan disertai bukti dan alasan yang akurat dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca
     5.       Eksposisi              : karangan yang berbentuk paparan

DRAMA

Drama
Unsur instrinsik drama
      a)      Tema dan amanat
      b)      Alur/plot
      c)       Penokohan dan perwatakan
      d)      Latar/setting
      e)      Sudut pandang (point of view)
       f)       Gaya bahasa/majas
Unsur ekstrinsik drama
      a)      Agama pengarang
      b)      Sosial dan budaya
      c)       Politik dan ekonomi
Contoh drama
                Setelah Ujian Nasional selesai dan pengumuman kelulusan diumumkan, ternyata semua siswa-siswi SMA 25 lulus. Semuanya pun gembira, begitu juga dengan ketiga sahabat ini. Mereka senang karena sahabatnya lulus semua. Mereka gembira bukan karena sahabatnya lulus semua saja, tetapi karena persahabatan mereka yang telah tiga tahun mereka jalani. Saat pulang sekolah Stefan William terlihat sedih. Maxime dan Ilham pun bertanya.
Maxime               : kenapa kamu sedih ?
Stefan William   : guys, mungkin kita akan berpisah. Besok aku mau pindah ke Yogyakarta dan melanjutkan sekolahku di sana
Ilham                     : kok bisa pindah / kan kita udah janji mau ngelanjutin sekolah bareng lagi di sini
Stefan William   : sebenarnya aku juga ga mau sekolah di Yogyakarta, tapi gimana lagi orang tuaku pindah tugas di sana
Maxime               : pleasae, jangan pergi Stef
Stefan William   : maaf guys, aku ga bisa. Tapi tenang aja, kalo liburan pasti aku kesini lagi. Buat maen bareng kalian lagi
Ilham                     : jadikan ini perpisahan yang termanis, yang indah dlam hidupmu sepanjang waktu. Semua berakhir tanpa dendam dalam hati, maafkan semua salahku yang mungkin menyakitimu.
Stefan William   : kalian jaga diri kalian ya, saat jauh dari aku tunggu aku kembali. Ku mencintai kalian slalu, menyayangi kalian samapi akhir menutup mata.
Maxime               : inilah saat terakhirku melihat kamu, jatuh air mataku menangis pilu. Hanya mampu ucapkan selamat jalan sahabatku.
                Maxime dan Ilham sangat sedih dengan kepergian Stefan William. Mereka tidak bisa seperti dulu lagisaat bersama Stefan William.
Ilham                     : jangan, kau tak sendiri. Ku sslalu bersamamu. Temani aku sampai habisnya waktu.
Maxime               : makasih ham, kamu sudah menghibur aku. Semoga Stefan cepat kembali. Biar bisa kita  seru-seruan lagi.
Ilham                     : Stefan pasti kembali, kan dia udah janji sama kita. Kita doain aja biar dia cepat kembali

Wawancara
                Wawancara adalah tanya jawab dengan seorang untuk mendapatkan keterangan atau pendapatnya tentang suatu hal atau masalah. Orang yang mencari informasi disebut wartawan, sedangkan orang yang berkaitan langsung dengan hal-hal yang dijadikan sebagai bahan wawancara.
Dalam menyusun pertanyaan wawancara harus memperhatikan hal-hal berikut :
     1.       Pertanyaan yang disusun untuk memperoleh informasi dan harus sesuai dengan tujuan wawancara
     2.       Pertanyaan-pertanyaan jangan terlalu panjang
     3.       Kalimat pertanyaan disusun singkat dan jelas
Agar dapat berwawancara dengan baik, langkah-langkah yang dilakukan adalah :
     1)      Menentukan topik wawancara
     2)      Memilih dan menghubungi narasumber
     3)      Membuat daftar pertanyaan
     4)      Melakukan wawancara
     5)      Mengolah hasil wawancara
     6)      Membuat laporan hasil wawancara

LAPORAN PERJALANAN

Menulis laporan perjalanan
                Pengamatan adalah pengawasan atau peninjauan secara cermat terhadap suatau kegiatan atau penelitian. Dalam menulis laporan pengamatan haruslah lengkap, urut, sistematis, singkat dan jelas, dan dapat dibuktikan kebenarannya. Laporan yang baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
       1. Menarik dan enak untuk dibaca orang lain
       2. Dilengkapi dengan data-data yang akurat
       3. Menggunakan bahasa baku
Sebelum menulis laporan perlumemperhatikan sistematika penulisan laporan berikut.
Ø  Judul
Ø  Kata pengantar
Ø  Bab I (Pendahuluan, Latar Belakang Kegiatan, Tujuan Kegiatan)
Ø  Bab II (Isi Laporan, Waktu dan Tempat Kegiatan, Pelaksana Kegiatan)
Ø  Bab III (Penutup, Kesimpulan dan Saran)
Ø  Dafatar pusaka
Ø  Lampiran

(*)Sebelum semester genap dilaksanakan, aku dan teman-teman OUT BOND ke Pasruh Jambe, tepatnya di Agro Wisata Royal Family di Senduro. Sebelum berangkat kami berkumpul di sekolah. Setelah semua berkumpul, kami pun berangkat. Kami menggunakan ELF untuk pergi ke tempat tujuan. Aku satu ELF dengan ibu kepala sekolah, yaitu Bu Ninis. Jalan yang kami lalui terlalu menanjak dan berbelok-belok. Kami semua tegang. Tapi ketegangan kami hilang sampai di tempat tujuan.
                (**)Saat pertama kali kami tiba di tempat tujuan, kami foto bersama. Setelah foto bersama kami mendapat pengarahan dari kakak-kakak pemandu disana. Lalu kami bermain permainan sap-sip-sup. Akhirnya permainan sap-sip-sup selesai. Kami semua dibagi menjadi 8 kelompok. 4 kelompok ikut Kak Mince dan Kak Doni, dan 4 kelompok yang lain ikut Kak Selly dan Kka Tia. Aku dan kelompokku ikut Kak Mince dan Kak Doni. Permainan pertama yang kita mainkan pertama kali saat mengelilingi Agro Wisata Royal Family adalah permainan “Gajah Sapi”. Permainan selanjutnya adalah “Paralon Bolong” dilanjutkan bermain “Mengamankan Bom”. Kami diuji kekompakan dengan ditutup mata lalu memasukkan air ke dalam bom. Tapi dipermainan ini tidak ada yang berhasil karena waktu sudah habis. Permainan kelompok terakhir adalah “Jaring Laba-Laba”.
                (***)Setealah permainan kelompok selesai, kami semua bermain “Flying Fox”. Aku bermain Flying Fox sebanyak dua kali. Aku dapat tiket dari Mr. Rozi dan Bu Lely. Tapi tiket dari Bu Lely aku kasih ke Rintan. Setelah bermain Flying Fox aku bermain “Perahu Donat”. Sangat menyenangkan, karena bisa bermain langsung di sungai. Sehabis bermain Perahu Donat aku dan teman-teman berenang. Waktu telah berlalu, kami diharuskan pulang. Sebenarnya, aku dan teman-teman belum ingin pulang, tapi kami sadar. Sebelum pulang kami menyempatkan foto-foto lagi dengan teman-teman. Setelah berfoto-foto kami pun pulang. Dan berpamitan dengan Kakak-Kakak pemandu. Meskipun sangat singkat, tapi aku tidak akan melupakan OUT BOND ini.
NB:
(*)          : pembuka
(**)       : isi
(***)     : penutup

REDUPLIKASI

Reduplikasi
Reduplikasi (kata ulang) adalah proses morfemis yang mengulang bentuk dasar, baik secara keseluruhan, sebagian, maupun dengan perubahan bunyi. Setiap reduplikasi memiliki satuan yang diulang. Satuan yang diulang itu disebut bentuk dasar. Tetapi tidak semua reduplikasi dapat ditentukan bentuk dasarnya.

Macam-macam reduplikasi
     1) Reduplikasi penuh atau kata ulang murni (dwilingga)
    Contoh : meja-meja, satu-satu
     2) Reduplikasi berimbuhan
    Contoh : mobil-mobilan, kebiru-biruan, turun-temurun
     3) Reduplikasi sebagian (dwi purwa)
    Contoh : tetangga, lelaki, berlari-larian
     4) Reduplikasi berubah bunyi (dwi lingga salin swara)
    Contoh : lauk-pauk, sayur-mayur, sedu-sedan

RECOUNT TEXT (EXPERIENCE)

To Stefan William
My brother
             Hello Stefan, how are you ? I in here always fine. In this my letter, I want to tell you about experience last years.Hello Stefan, how are you ? I in here always fine. In this my letter, I want to tell you about experience last years.Before the second semester done, me and my friends OUT BOND to Pasruh Jambe, precisely in Agro Wisata Royal Family in Senduro. Before leaving we gathered at the school. Once all gathered, we were off. We use ELF to go to the destination. I'm an ELF with the principal, namely Bu Ninis. The road we traveled too uphill and winding. We were all tense. But we lost tensions reached their destination.
          The first time we arrived at our destination, our photo together. Once we got a photo with the direction of the guide's brothers there. Then we play games, sap sip-sup. Finally a game-sip sap-finished soup. We were all divided into 8 groups. 4 groups participated Kak Mince and Kak Doni, and four others joined the group and Kak Selly Kak Tia. Me and my group joined Kak Mince and Doni. The first game that we play first time around Agro Wisata Royal Family is a game of "Elephant Cow".The next game is "paralon Bolong" continue playing "Securing the Bomb". We tested compactness with closed eyes and then putting water into the bomb. But this in this game nothing works because the time is up. The last group game is "Spider Net".
           After finished group play, we all play "Flying Fox". Flying Fox I played twice. I can tickets from Mr. Rozi and Mrs. Lely. But a ticket from Lely Mom I love to Rintan. After playing the Flying Fox I played "Boats Donat". It's nice, because it can be played directly on the river. After playing Boat Doughnuts me and my friends swimming. Time has passed, we were required to go home.Actually, me and my friends wanted to go home yet, but we are aware. Before going home we took more photos with friends.After we take pictures home. And say goodbye to brother-sister guide. Although very brief, but I will not forget this OUT BOND.
           That all my experience that I can tell you. How about you? Please tell me about your experience

Your sister


Eka Dini Yuli W.

;;

By :
Free Blog Templates